Perbedaan utama antara kabel straight dan kabel crossover terletak pada cara penyusunan kabel di dalam konektor RJ45. Berikut penjelasannya:
1. Kabel Straight
Kabel straight-through menggunakan urutan kabel yang sama di kedua ujungnya, baik standar T568A-T568A atau T568B-T568B.
Fungsi Kabel Straight:
- Menghubungkan perangkat yang berbeda jenis, seperti:
- Komputer ke Switch
- Komputer ke Router
- Switch ke Router
Urutan Warna Kabel Straight (T568B - paling umum):
Ujung 1 dan Ujung 2 (sama)
- Putih-Oranye
- Oranye
- Putih-Hijau
- Biru
- Putih-Biru
- Hijau
- Putih-Coklat
- Coklat
2. Kabel Crossover
Kabel crossover memiliki susunan kabel yang berbeda di kedua ujungnya, satu menggunakan T568A dan satunya T568B.
Fungsi Kabel Crossover:
- Digunakan untuk menghubungkan perangkat yang sama jenis, seperti:
- Komputer ke Komputer (tanpa switch)
- Switch ke Switch
- Router ke Router
Urutan Warna Kabel Crossover:
Ujung 1 (T568A)
- Putih-Hijau
- Hijau
- Putih-Oranye
- Biru
- Putih-Biru
- Oranye
- Putih-Coklat
- Coklat
Ujung 2 (T568B)
- Putih-Oranye
- Oranye
- Putih-Hijau
- Biru
- Putih-Biru
- Hijau
- Putih-Coklat
- Coklat
Kesimpulan
- Gunakan kabel straight untuk koneksi antara perangkat yang berbeda jenis (PC ke Switch, Router ke Switch).
- Gunakan kabel crossover untuk menghubungkan perangkat sejenis (PC ke PC, Switch ke Switch).
Namun, sebagian besar perangkat modern sudah mendukung fitur Auto-MDIX, yang memungkinkan penggunaan kabel straight atau crossover tanpa masalah.

No comments:
Post a Comment