Untuk menghindari korsleting listrik saat instalasi jaringan, penting mengikuti beberapa langkah keselamatan berikut:
1. Matikan Sumber Listrik Sebelum Memasang
- Selalu putuskan arus listrik sebelum memasang atau menyambung kabel, terutama saat bekerja di panel listrik atau stopkontak.
2. Gunakan Alat dan Peralatan yang Sesuai
- Gunakan obeng insulated, test pen, dan alat kerja yang memang dirancang untuk kelistrikan.
- Jangan gunakan alat rusak atau kabel yang sudah aus.
3. Periksa Kualitas Kabel dan Perangkat
- Pastikan kabel UTP, stopkontak, dan konektor dalam kondisi baik, tidak terkelupas atau rusak.
- Gunakan kabel dan komponen yang sesuai standar SNI atau kualitas yang terpercaya.
4. Pahami Denah Instalasi
- Hindari pemasangan kabel jaringan terlalu dekat dengan kabel listrik — bisa menimbulkan interferensi atau korsleting jika ada kontak langsung.
5. Pasang Grounding
- Sistem grounding mencegah kelebihan arus masuk ke perangkat, menghindari lonjakan listrik yang bisa menyebabkan korsleting atau kebakaran.
6. Gunakan Pelindung Listrik
- Gunakan stop kontak dengan pengaman (MCB/fuse), atau UPS dan stabilizer untuk perangkat sensitif seperti server dan router.
7. Patuhi Prosedur K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)
- Gunakan APD seperti sarung tangan karet dan sepatu safety.
- Ikuti instruksi kerja dan prosedur keamanan instalasi dengan disiplin.
Kesimpulan:
Menghindari korsleting bisa dilakukan dengan peralatan yang tepat, prosedur yang benar, dan kehati-hatian saat bekerja. Keselamatan teknisi dan peralatan sangat bergantung pada langkah-langkah ini.
No comments:
Post a Comment