Berikut adalah contoh SOP (Standard Operating Procedure) saat melakukan instalasi jaringan komputer:
SOP Instalasi Jaringan Komputer (LAN)
1. Persiapan Alat dan Bahan
- Pastikan semua alat tersedia: tang crimping, kabel UTP, konektor RJ-45, tester kabel, switch/hub, dan perangkat komputer.
- Gunakan APD: sarung tangan, sepatu safety, dan helm jika diperlukan.
2. Pemeriksaan Lokasi
- Cek kondisi ruangan tempat instalasi (apakah aman dan bebas dari gangguan listrik atau air).
- Tentukan jalur pemasangan kabel agar rapi dan tidak mengganggu aktivitas.
3. Pemotongan dan Penataan Kabel
- Ukur panjang kabel sesuai kebutuhan.
- Potong kabel dengan hati-hati agar tidak rusak.
4. Crimping Konektor RJ-45
- Kupas kabel UTP, susun sesuai urutan warna standar (straight atau crossover).
- Pasang konektor RJ-45 dan lakukan crimping dengan tang khusus.
5. Uji Koneksi Kabel
- Gunakan LAN tester untuk memastikan setiap kabel terhubung dengan benar.
- Jika ada masalah, ulangi proses crimping.
6. Pemasangan Perangkat
- Sambungkan kabel ke switch dan perangkat komputer sesuai topologi yang direncanakan.
- Pastikan semua perangkat menyala dan tersambung.
7. Pengujian Koneksi
- Lakukan ping antar komputer untuk memastikan koneksi berjalan.
- Cek koneksi internet jika jaringan terhubung ke router.
8. Dokumentasi dan Pelaporan
- Buat laporan instalasi berisi skema jaringan, IP address, dan lokasi kabel/perangkat.
- Laporkan hasil pekerjaan ke guru/pembimbing atau klien.
Catatan: Selalu ikuti prosedur K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) selama proses instalasi berlangsung.
No comments:
Post a Comment