Berikut adalah tiga contoh perangkat jaringan aktif dan pasif:
Perangkat Jaringan Aktif:
- Switch – Menghubungkan banyak perangkat dalam jaringan dan mengatur lalu lintas data.
- Router – Menghubungkan dua jaringan berbeda, seperti LAN ke internet.
- Access Point – Memberikan akses jaringan nirkabel (Wi-Fi) ke perangkat.
Perangkat Jaringan Pasif:
- Kabel UTP – Mengalirkan data antar perangkat jaringan.
- Patch Panel – Tempat menyusun dan mengelola koneksi kabel jaringan.
- RJ-45 Connector – Konektor di ujung kabel UTP untuk disambungkan ke perangkat jaringan.
Perbedaan utama:
- Aktif: butuh listrik dan bisa mengolah data.
- Pasif: tidak butuh listrik dan hanya menyalurkan data.
No comments:
Post a Comment