Load balancer dalam jaringan adalah perangkat atau software yang bertugas untuk mendistribusikan lalu lintas jaringan atau permintaan (request) secara merata ke beberapa server atau sumber daya. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kinerja, keandalan, dan ketersediaan layanan.
Fungsi Load Balancer:
1. Distribusi Beban Kerja: Membagi lalu lintas masuk (misalnya, permintaan dari pengguna) ke beberapa server agar tidak ada satu server yang kelebihan beban.
2. Meningkatkan Ketersediaan (Availability): Jika satu server gagal, load balancer akan mengarahkan permintaan ke server lain yang aktif.
3. Meningkatkan Kinerja (Performance): Dengan mendistribusikan permintaan, waktu respons menjadi lebih cepat dan pengguna mendapatkan pengalaman yang lebih baik.
4. Skalabilitas (Scalability): Memungkinkan penambahan server baru dengan mudah tanpa mengganggu layanan yang sudah berjalan.
5. Keamanan: Beberapa load balancer dapat menyaring lalu lintas berbahaya atau melakukan enkripsi/dekripsi lalu lintas (misalnya, SSL termination).
Jenis Load Balancer:
1. Hardware Load Balancer: Perangkat fisik khusus yang dirancang untuk menangani distribusi lalu lintas dengan performa tinggi.
2. Software Load Balancer: Aplikasi yang berjalan di server umum, lebih fleksibel dan hemat biaya (misalnya, Nginx, HAProxy, Apache).
3. DNS Load Balancer: Mengarahkan permintaan berdasarkan alamat IP DNS, sering digunakan untuk distribusi lalu lintas global.
4. Layer 4 Load Balancer: Mendistribusikan lalu lintas berdasarkan informasi dari protokol transport (misalnya, TCP/UDP).
5. Layer 7 Load Balancer: Mendistribusikan lalu lintas berdasarkan konten aplikasi (misalnya, URL, header HTTP).
Contoh Penggunaan:
Situs web besar seperti Amazon atau Google menggunakan load balancer untuk menangani jutaan permintaan dari pengguna secara bersamaan.
Aplikasi internal perusahaan yang diakses oleh banyak karyawan secara bersamaan.
Load balancer sangat penting dalam arsitektur jaringan modern, terutama untuk aplikasi yang membutuhkan keandalan dan kinerja tinggi.
No comments:
Post a Comment