Jelaskan konsep SSID

Konsep SSID (Service Set Identifier)

SSID adalah nama unik yang digunakan untuk mengidentifikasi jaringan Wi-Fi. SSID berfungsi sebagai pengenal jaringan agar perangkat dapat membedakan satu jaringan nirkabel dari yang lain.

Karakteristik SSID:

  • Nama Unik: Biasanya berupa string teks hingga 32 karakter.
  • Case-Sensitive: Membeda-bedakan huruf besar dan kecil. Misalnya, JaringanKu dan jaringanku dianggap berbeda.
  • Dapat Disembunyikan: Beberapa jaringan dapat mengonfigurasi SSID agar tidak terlihat oleh perangkat untuk keamanan tambahan. Namun, ini bukan metode keamanan yang kuat.

Contoh SSID:

  • Home_WiFi
  • Cafe_Free_WiFi
  • Office_Network

Fungsi SSID:

  1. Identifikasi Jaringan: Memungkinkan perangkat seperti laptop atau smartphone untuk memilih jaringan yang diinginkan dari daftar jaringan yang terdeteksi.
  2. Penyusunan Jaringan: Membantu dalam pengelompokan perangkat yang terhubung ke jaringan yang sama.
  3. Keamanan: Bersama dengan mekanisme lain seperti WPA2 atau WPA3, SSID membantu mencegah perangkat yang tidak sah terhubung ke jaringan.

Bagaimana SSID Bekerja:

  • Router atau Access Point (AP) menyiarkan SSID secara berkala agar dapat ditemukan oleh perangkat di sekitarnya.
  • Perangkat yang ingin terhubung akan mencari dan menampilkan daftar SSID yang tersedia.
  • Pengguna memilih SSID yang diinginkan dan memasukkan kata sandi (jika diperlukan) untuk terhubung.

SSID Tersembunyi (Hidden SSID):

  • Jika SSID tidak disiarkan, perangkat tidak dapat melihatnya secara otomatis.
  • Pengguna harus memasukkan nama SSID secara manual agar dapat terhubung.


No comments:

Post a Comment