Jelaskan konsep deksripsi dan enkripsi

Konsep Deskripsi dan Enkripsi dalam Keamanan Jaringan

1. Enkripsi (Encryption):
Enkripsi adalah proses mengubah data asli (plaintext) menjadi bentuk yang tidak dapat dibaca (ciphertext) menggunakan algoritma tertentu dan kunci enkripsi. Tujuannya adalah untuk melindungi data dari akses yang tidak sah atau penyadapan selama pengiriman atau penyimpanan.

  • Contoh: Mengubah pesan "Halo" menjadi teks acak seperti "Xy7nP" menggunakan algoritma enkripsi.
  • Algoritma yang umum digunakan: AES, RSA, DES, Blowfish.
  • Jenis Enkripsi:
    • Enkripsi Simetris: Menggunakan satu kunci yang sama untuk mengenkripsi dan mendekripsi data. Contoh: AES, DES.
    • Enkripsi Asimetris: Menggunakan pasangan kunci publik dan kunci privat. Kunci publik untuk enkripsi, dan kunci privat untuk dekripsi. Contoh: RSA, ECC.

2. Dekripsi (Decryption):
Dekripsi adalah proses mengubah ciphertext (data terenkripsi) kembali menjadi data asli (plaintext) menggunakan kunci yang sesuai.

  • Contoh: Mengubah teks terenkripsi "Xy7nP" kembali menjadi "Halo" menggunakan kunci yang tepat.
  • Dekripsi hanya dapat dilakukan oleh pihak yang memiliki kunci yang sesuai.

Perbedaan Antara Enkripsi dan Dekripsi:

  • Enkripsi: Mengubah data asli menjadi data terenkripsi untuk melindunginya.
  • Dekripsi: Mengembalikan data terenkripsi menjadi data asli agar dapat dibaca atau dipahami.

Pentingnya Enkripsi dan Dekripsi:

  • Menjaga kerahasiaan data.
  • Melindungi integritas data dari perubahan atau manipulasi.
  • Mendukung otentikasi dan validasi identitas.

No comments:

Post a Comment